1. Tanpa isi ulang
2. Tidak pernah basi dan tidak akan pernah basi
3. Kemasan menarik dan elastis
4. Di remas-remas tidak pecah
5. Tidak tumpah waktu dibuka, dibalak-balik juga gak akan tumpah
6. Tanpa zat pewarna
7. Langsung ada sedotan
8. Tidak mengandung formalin atau zat-zat yang berbahaya lainnya. Alami 100% Friend!
9. Mudah dibawa dan praktis
10. Punya stok cadangan. Kalo yang kiri abis tinggal pindah ke kanan. Hi..hi..hi...
11. Multi fungsi alias gak cuma bisa diminum, diapain aja masih tetep enak
12. Cocok untuk segala usia. Dari bayi sampe lanjut usia...
13. Kualitas di akui seluruh dunia (ASI aslinya Friend!)
14. Mau diminum dengan cara apapun rasanya selalu nikmat
15. Yang pasti bebas dari BAKTERI SAKAZAKII
16.Mengandung banyak gizi dan multivitamin
17. Bisa bikin melek terus-terusan tapi tidak mengandung kafein...
18. Gampang ditemukan di belahan bumi manapun
19. Sebagai penahan benturan dari depan...a.k.a AIRBAG...hi..hi...
20. Sekali mencoba dijamin ketagihan walaupun bukan termasuk cairan yang mengandung zat adiktif
21. Yang pasti gak ngerogoh kocek dalam...
22. Besar atau kecil ukurannya tidak mengurangi rasa
23. Gratis dan selalu bikin penasaran
24. Dapat melatih genggaman tangan
Selasa, 27 Maret 2012
GARAM
Seorang pemuda duduk di tepi jalan, ia menangis tersedu-sedu.....Beberapa saat kemudian, seorang tua menghampiri....mengapa kau menangis nak...? tanya Pak Tua itu lembut....Diantara air mata, pemuda itu menjawab...'hancur hidupku Pak....aku di PHK, perusahaan tempatku bekerja bangkrut..hartaku hilang ditipu orang...kekasihku lari bersama orang lain, habis, habis semua....'
Pak Tua itu tersenyum, ia mengambil sebuah gelas, mengisinya dengan air dan mengambil segenggam garam dari kantungnya dan mengaduk garam dan air di gelas tsb...'cobalah kau minum ini nak....' katanya pelan....pemuda itu meminumnya dan langsung menyemburkannya kembali....bagaimana rasanya nak...? tanya Pak Tua...'wuah...asin, ndak karuan....'jawab pemuda agak marah....Pak Tua tersenyum....diajaknya pemuda kesebuah telaga yang tidak jauh dari mereka...Pak Tua mengambil lagi segenggam dari kantungnya dan memasukkannya ke air telaga...kemudian mengaduk garam di air telaga....lalu disuruhnya pemuda itu minum air telaga tersebut...'nah...bagaimana rasanya sekarang...?' 'segar Pak....' jawab pemuda itu berseri-seri...
'Nah anak muda....garam itu adalah segala sesuatu yang terjadi dalam hidupmu....gelas dan telaga adalah hatimu....apabila hatimu sesempit gelas....maka segala kejadian dalam hidupmu akan terus sangat menyusahkan....
Namun apabila hatimu seluas telaga, maka segala kejadian tidak akan terlalu mempengaruhimu....bukankah kau masih muda....mempunyai pikiran-pikiran dan ide-ide yang cemerlang...kesehatan...dan waktu yang panjang....
Nah, mulailah hidupmu kembali...jangan hanya meratapi yang sudah terjadi...kata Pak Tua sambil berlalu.
Banyak hal terjadi dan akan kita alami dalam hidup ini, tetapi seringkali kita mengatasinya dengan kekuatan kita sendiri, padahal kita memiliki Allah yang tak terbatas kuasaNya dan senantiasa murah hati memberi hikmat dan kekuatan kepada kita dan bagi setiap orang yang senantiasa hidup mengandalkan Tuhan
Pak Tua itu tersenyum, ia mengambil sebuah gelas, mengisinya dengan air dan mengambil segenggam garam dari kantungnya dan mengaduk garam dan air di gelas tsb...'cobalah kau minum ini nak....' katanya pelan....pemuda itu meminumnya dan langsung menyemburkannya kembali....bagaimana rasanya nak...? tanya Pak Tua...'wuah...asin, ndak karuan....'jawab pemuda agak marah....Pak Tua tersenyum....diajaknya pemuda kesebuah telaga yang tidak jauh dari mereka...Pak Tua mengambil lagi segenggam dari kantungnya dan memasukkannya ke air telaga...kemudian mengaduk garam di air telaga....lalu disuruhnya pemuda itu minum air telaga tersebut...'nah...bagaimana rasanya sekarang...?' 'segar Pak....' jawab pemuda itu berseri-seri...
'Nah anak muda....garam itu adalah segala sesuatu yang terjadi dalam hidupmu....gelas dan telaga adalah hatimu....apabila hatimu sesempit gelas....maka segala kejadian dalam hidupmu akan terus sangat menyusahkan....
Namun apabila hatimu seluas telaga, maka segala kejadian tidak akan terlalu mempengaruhimu....bukankah kau masih muda....mempunyai pikiran-pikiran dan ide-ide yang cemerlang...kesehatan...dan waktu yang panjang....
Nah, mulailah hidupmu kembali...jangan hanya meratapi yang sudah terjadi...kata Pak Tua sambil berlalu.
Banyak hal terjadi dan akan kita alami dalam hidup ini, tetapi seringkali kita mengatasinya dengan kekuatan kita sendiri, padahal kita memiliki Allah yang tak terbatas kuasaNya dan senantiasa murah hati memberi hikmat dan kekuatan kepada kita dan bagi setiap orang yang senantiasa hidup mengandalkan Tuhan
Awas Racun Berbahaya
Jeruk Cina memang sangat menarik. Warnanya kuning cerah mulus dan licin. Berbeda dengan jeruk lokal yang warnanya belang hijau, kuning, bahkan coklat. Tak jarang Jeruk Cina dibungkus plastik satu demi satu dan diberi merk agar lebih menarik.
Tapi jangan keliru. Jeruk Cina belum tentu lebih baik daripada Jeruk Lokal seperti Jeruk Medan atau Jeruk Pontianak. Adik ipar saya Fahmi (Yusuke Kondo) yang berkewarganegaraan Jepang saat ditawari Jeruk Cina tidak mau makan sama sekali. Padahal dia makan buah salak yang ada di piring yang sama. alasannya di Jepang, penduduk Jepang sudah tidak mau makan Jeruk Cina karena mengandung banyak bahan kimia sehingga warnanya begitu bersih dan menarik.
Sebelumnya saya dan ipar saya yang lain juga saat makan Jeruk Cina merasa aneh, Jeruk tidak manis dan tidak kecut (walau ada manis dan ada yang kecut), tapi kok tidak berarir sama sekali? Kami curiga jika jeruk tersebut disuntik.
Di satu Blog Singapura, seorang Blogger, Terry khawatir karena pemerintah Shanghai melarang penjual Jeruk di Cina yang memakai pewarna beracun untuk mewarnai jeruknya. Dia khawatir jeruk seperti itu sampai di Singapura. Tak heran jika warna Jeruk Cina begitu kuning mulus dan terang / menarik.
Sementara Dinkes Cilegon menemukan kandungan Formalin yang bisa menimbulkan kanker pada Jeruk Impor asal Cina. Tak heran jika Jeruk Cina yang telah menempuh perjalanan laut selama 2 minggu ke Indonesia, masih belum busuk meski dipajang selama 3 minggu. Alias tidak busuk meski sudah 5 minggu lebih. Sementara Jeruk Lokal seminggu sudah busuk. Itu karena Jeruk Cina sudah memakai bahan pengawet kimia seperti Formalin sehingga jadi tahan lama. Sementara Jeruk Lokal lebih alami.
Tapi jangan keliru. Jeruk Cina belum tentu lebih baik daripada Jeruk Lokal seperti Jeruk Medan atau Jeruk Pontianak. Adik ipar saya Fahmi (Yusuke Kondo) yang berkewarganegaraan Jepang saat ditawari Jeruk Cina tidak mau makan sama sekali. Padahal dia makan buah salak yang ada di piring yang sama. alasannya di Jepang, penduduk Jepang sudah tidak mau makan Jeruk Cina karena mengandung banyak bahan kimia sehingga warnanya begitu bersih dan menarik.
Sebelumnya saya dan ipar saya yang lain juga saat makan Jeruk Cina merasa aneh, Jeruk tidak manis dan tidak kecut (walau ada manis dan ada yang kecut), tapi kok tidak berarir sama sekali? Kami curiga jika jeruk tersebut disuntik.
Di satu Blog Singapura, seorang Blogger, Terry khawatir karena pemerintah Shanghai melarang penjual Jeruk di Cina yang memakai pewarna beracun untuk mewarnai jeruknya. Dia khawatir jeruk seperti itu sampai di Singapura. Tak heran jika warna Jeruk Cina begitu kuning mulus dan terang / menarik.
Sementara Dinkes Cilegon menemukan kandungan Formalin yang bisa menimbulkan kanker pada Jeruk Impor asal Cina. Tak heran jika Jeruk Cina yang telah menempuh perjalanan laut selama 2 minggu ke Indonesia, masih belum busuk meski dipajang selama 3 minggu. Alias tidak busuk meski sudah 5 minggu lebih. Sementara Jeruk Lokal seminggu sudah busuk. Itu karena Jeruk Cina sudah memakai bahan pengawet kimia seperti Formalin sehingga jadi tahan lama. Sementara Jeruk Lokal lebih alami.
Jumat, 02 Maret 2012
Rahasia Mata Anda
Saat mata bicara
* Melirik ke samping
Bisa mengungkapkan ketertarikan pada sesuatu, romantis, merayu dengan cara halus. Bisa juga lirikan ini ditujukan untuk menggoda lawan jenis yang berada di samping.
* Menatap agak lama, tapi berulang
Bisa jadi menanda keterikan asmara, tertarik pada lawan bicara, tertarik pada topik pembicaraan yang dibicarakan lawan bicara.
* Melirik ke atas dan ke bawah
Ini bisa menandakan kemungkinan seksual. Tapi biasanya hanya hanya pada pria yang sering mengalami hal ini. Jika pria melirik seorang wanita dari atasa ke bawah, maka bisa dipastikan dia tertarik secara fisik dan seksual.
* Menghindari tatapan
Ini bisa menandakan kemungkinan seseorang yang sedang berbohong, atau merasa bersalah sehingga dia merasa tidak nyamna. Namun jika seseorang sengaja menghindari tatapan lawan bicaranya agak lama, bisa jadi dia hanya ingin mengistirahatkan matanya. Sehingga dia butuh pemandangan lain. Bisa juga, menghindari tatapan itu dilakukan seseorang karena merasa kikuk atau canggung saat diperhatikan orang lain.
* Membelalakan mata
Ini biasanya menandakan kemarahan seseorang atau keterkejutan seseorang terhadap sesuatu hal.
* Berkedip-kedip
Bisa menunjukkan tanda-tanda orang stress, bisa juga menandakan seseorang yang sedang berdusta atau jika berkedip sambil membesarkan pupil mata, maka dia sedang tertarik pada lawan jenis secara romantis
* Memicingkan mata
Menunjukkan ketertarikan dengan seseorang atau gerakan menggoda seseorang
* Menggerakkan bola mata ke atas dan ke bawah
Menandakan tidak setuju atau bimbang memutuskan sesuatu. Perhatikan lawan bicara Anda, jika dia menggerakkan bola mata seperti ini, bisa jadi dia tidak setuju dengan apa yang Anda bicarakan atau dia bimbang memberikan jawabannya untuk Anda.
* Melihat dari atas ke bawahIni menunjukkan penilaian terhadap seseorang. Terkadang, terhadap orang yang baru Anda kenal, secara tidak sadar Anda bisa melakukan hal ini. Melihat dari atas ke bawah penampilan seseorang.
* Mememjamkan mata lalu membuka lagi secara berulang
Ini menandakan seseorang dalam kondisi lelah atau penat atau banyak pikiran
* Sering menatap
Bila ada seseorang yang selalu menatap lawan bicaranya, maka dia termasuk orang yang penuh perhatian. Memiliki seikap positif dan terbuka. Ketika berbicara, memang dianjurkan untuk menatap lawan bicara Anda agar lawan bicara Anda merasa diperhatikan
* Melirik ke samping
Bisa mengungkapkan ketertarikan pada sesuatu, romantis, merayu dengan cara halus. Bisa juga lirikan ini ditujukan untuk menggoda lawan jenis yang berada di samping.
* Menatap agak lama, tapi berulang
Bisa jadi menanda keterikan asmara, tertarik pada lawan bicara, tertarik pada topik pembicaraan yang dibicarakan lawan bicara.
* Melirik ke atas dan ke bawah
Ini bisa menandakan kemungkinan seksual. Tapi biasanya hanya hanya pada pria yang sering mengalami hal ini. Jika pria melirik seorang wanita dari atasa ke bawah, maka bisa dipastikan dia tertarik secara fisik dan seksual.
* Menghindari tatapan
Ini bisa menandakan kemungkinan seseorang yang sedang berbohong, atau merasa bersalah sehingga dia merasa tidak nyamna. Namun jika seseorang sengaja menghindari tatapan lawan bicaranya agak lama, bisa jadi dia hanya ingin mengistirahatkan matanya. Sehingga dia butuh pemandangan lain. Bisa juga, menghindari tatapan itu dilakukan seseorang karena merasa kikuk atau canggung saat diperhatikan orang lain.
* Membelalakan mata
Ini biasanya menandakan kemarahan seseorang atau keterkejutan seseorang terhadap sesuatu hal.
* Berkedip-kedip
Bisa menunjukkan tanda-tanda orang stress, bisa juga menandakan seseorang yang sedang berdusta atau jika berkedip sambil membesarkan pupil mata, maka dia sedang tertarik pada lawan jenis secara romantis
* Memicingkan mata
Menunjukkan ketertarikan dengan seseorang atau gerakan menggoda seseorang
* Menggerakkan bola mata ke atas dan ke bawah
Menandakan tidak setuju atau bimbang memutuskan sesuatu. Perhatikan lawan bicara Anda, jika dia menggerakkan bola mata seperti ini, bisa jadi dia tidak setuju dengan apa yang Anda bicarakan atau dia bimbang memberikan jawabannya untuk Anda.
* Melihat dari atas ke bawahIni menunjukkan penilaian terhadap seseorang. Terkadang, terhadap orang yang baru Anda kenal, secara tidak sadar Anda bisa melakukan hal ini. Melihat dari atas ke bawah penampilan seseorang.
* Mememjamkan mata lalu membuka lagi secara berulang
Ini menandakan seseorang dalam kondisi lelah atau penat atau banyak pikiran
* Sering menatap
Bila ada seseorang yang selalu menatap lawan bicaranya, maka dia termasuk orang yang penuh perhatian. Memiliki seikap positif dan terbuka. Ketika berbicara, memang dianjurkan untuk menatap lawan bicara Anda agar lawan bicara Anda merasa diperhatikan
Langganan:
Postingan (Atom)