Yesus mengasih Anda sekeluarga......"Selamat Paskah"
Makan kue sus di atas bukit
Minumnya jus pepaya
Tuhan Yesus sudah bangkit
Soraklah Halleluyahhhh!!! "Selamat Paskah"
Happy Easter...jesus shed His blood so whoever believe HIM should not perished, but get an Eternal Life. Jesus is Risen and he alive!
P: asti....
A: ku....
S: elamat.....
K: arena....
A: llahku....
H: idup....
Selamat PASKAH semoga terang Kristus membawa sukacita dalam hidup kita.
R. I. P.
Telah berpulang Bapa di Sorga
Sahabat kita
YESUS KRISTUS
pesan BELIAU:
"Gak usah repot2 melayat deh, nanti hari minggu Aku bangkit, hidup lagi kok!"
He..he...he...
SELAMAT PASKAH
Iwak peyek...Iwak peyek...Iwak peyek sego jagung
Sampek tuwek...sampek tuwek....Gusti Yesus tetep disanjung....
Iwak peyek....Iwak peyek...Iwak peyek karo usus
Sampek tuwek....sampek matek...aku cinta Gusti Yesus......Selamat Paskah
And life is WORTH the living, just because He LIVES! Happy Jesus Resurrection Day, Happy Easter to u and fam
Matahari bertanya kepada Tuhan: "untuk siapa aku bersinar?"
Bulan juga bertanya: "untuk siapa aku bercahaya?"
Pelangipun bertanya: "untuk siapa keindahanku?"
Angin ikut bertanya: "untuk siapa aku berhembus?"
Dan YESUS pun bertanya pada BAPA: "untuk siapa AKU disalib?"
Dan BAPA menajawab: "untuk anakKU yang sedang membaca BBM ini
Yesus love you
Pendeta muda deng istri nae motor kong cilaka. Pendeta langsung duluan angka depe motor...kong dp istri sewot bamara, "o ngana bgt e...., istri jatung, motor duluan ngana selamtkan!!" kong pendeta bilang..."adoh sayang kalo ngana so lunas ditebus dengan darahNya, mar ini motor belum lunas kasiang..."
Selamat Jumat Agung
Shaloommm....
Permisi.....
Mau antar "Paket Paskah"
Sepiring Damai Sejahtera...
Semangkok Kasih Setia....
Segelas Sukacita....
Dan berkat-berkat lain....
Gratis....
Tidak usah bayar....
Semua sudah dibayar lunas oleh Yesus
PUISI PASKAH
Karya: Ulil Absar Abdala (Cendekiawan Muslim)
Begitu indahnya seatu pendalaman tanpa kemunafikan....
Ia yang rebah, di pangkuan perawan suci, bangkit setelah tiga hari, melawan mati
Ia yang lemah, menghidupkan harapan yang nyaris punah.
Ia yang maha lemah, jasadnya menanggungkan derita kita.
Ia yang maha lemah, deritanya menaklukkan raja-raja dunia.
Ia yang jatuh cinta pada pagi, setelah dirajam nyeri.
Ia yang tengadah ke langit suci, terbalut kain merah kirmizi: Cintailah aku!
Mereka bertengkar tentang siapa yang mati di palang kayu.
Aku tak tertarik pada debat ahli teologi.
Darah yang mengucur itu lebih menyentuhku.
Saat aku jumawa dengan imanku, tubuh nyeri yang tergeletak di kayu itu, terus mengingatkanku:
Bahkan Ia pun menderita, bersama nista.
Muhammadku, Yesusmu, Krisnamu, Buddhamu, Konfuciusmu
Mereka semua guru-guruku, yang mengajarku tentang keluasan dunia dan cinta.
Penyakitmu, wahai kaum beriman:
Kalian mudah puas diri, pongah, jumawa, bagai burung merak.
Kalian gemar menghakimi!
Tubuh mengucur darah di kayu itu, bukan burung merak.
Ia mengajar kita, tentang cinta, untuk mereka yang disesatkan dan dinista.
Penderitaan kadang mengajarmu tentang iman yang rendah hati.
Huruf-huruf salam kitab suci, kerap membuatmu merasa paling suci.
Ya, Jesusmu adalah juga Jesusku.
Ia telah menebusku dari iman yang jumawa dan tinggi hati.
Ia membuatku cinta pada yang dinista!
Semoga semua hidup berbahagia dalam kasih Tuhan
Puisi tersebut dibuat cendekiawan NU Ulil Abshara Abdala, yang punya radio ARH, seorang muslim yang kemarin diincar bom buku di Utan Kayu Jakarta
From BB friends
Makan kue sus di atas bukit
Minumnya jus pepaya
Tuhan Yesus sudah bangkit
Soraklah Halleluyahhhh!!! "Selamat Paskah"
Happy Easter...jesus shed His blood so whoever believe HIM should not perished, but get an Eternal Life. Jesus is Risen and he alive!
P: asti....
A: ku....
S: elamat.....
K: arena....
A: llahku....
H: idup....
Selamat PASKAH semoga terang Kristus membawa sukacita dalam hidup kita.
R. I. P.
Telah berpulang Bapa di Sorga
Sahabat kita
YESUS KRISTUS
pesan BELIAU:
"Gak usah repot2 melayat deh, nanti hari minggu Aku bangkit, hidup lagi kok!"
He..he...he...
SELAMAT PASKAH
Iwak peyek...Iwak peyek...Iwak peyek sego jagung
Sampek tuwek...sampek tuwek....Gusti Yesus tetep disanjung....
Iwak peyek....Iwak peyek...Iwak peyek karo usus
Sampek tuwek....sampek matek...aku cinta Gusti Yesus......Selamat Paskah
And life is WORTH the living, just because He LIVES! Happy Jesus Resurrection Day, Happy Easter to u and fam
Matahari bertanya kepada Tuhan: "untuk siapa aku bersinar?"
Bulan juga bertanya: "untuk siapa aku bercahaya?"
Pelangipun bertanya: "untuk siapa keindahanku?"
Angin ikut bertanya: "untuk siapa aku berhembus?"
Dan YESUS pun bertanya pada BAPA: "untuk siapa AKU disalib?"
Dan BAPA menajawab: "untuk anakKU yang sedang membaca BBM ini
Yesus love you
Pendeta muda deng istri nae motor kong cilaka. Pendeta langsung duluan angka depe motor...kong dp istri sewot bamara, "o ngana bgt e...., istri jatung, motor duluan ngana selamtkan!!" kong pendeta bilang..."adoh sayang kalo ngana so lunas ditebus dengan darahNya, mar ini motor belum lunas kasiang..."
Selamat Jumat Agung
Shaloommm....
Permisi.....
Mau antar "Paket Paskah"
Sepiring Damai Sejahtera...
Semangkok Kasih Setia....
Segelas Sukacita....
Dan berkat-berkat lain....
Gratis....
Tidak usah bayar....
Semua sudah dibayar lunas oleh Yesus
PUISI PASKAH
Karya: Ulil Absar Abdala (Cendekiawan Muslim)
Begitu indahnya seatu pendalaman tanpa kemunafikan....
Ia yang rebah, di pangkuan perawan suci, bangkit setelah tiga hari, melawan mati
Ia yang lemah, menghidupkan harapan yang nyaris punah.
Ia yang maha lemah, jasadnya menanggungkan derita kita.
Ia yang maha lemah, deritanya menaklukkan raja-raja dunia.
Ia yang jatuh cinta pada pagi, setelah dirajam nyeri.
Ia yang tengadah ke langit suci, terbalut kain merah kirmizi: Cintailah aku!
Mereka bertengkar tentang siapa yang mati di palang kayu.
Aku tak tertarik pada debat ahli teologi.
Darah yang mengucur itu lebih menyentuhku.
Saat aku jumawa dengan imanku, tubuh nyeri yang tergeletak di kayu itu, terus mengingatkanku:
Bahkan Ia pun menderita, bersama nista.
Muhammadku, Yesusmu, Krisnamu, Buddhamu, Konfuciusmu
Mereka semua guru-guruku, yang mengajarku tentang keluasan dunia dan cinta.
Penyakitmu, wahai kaum beriman:
Kalian mudah puas diri, pongah, jumawa, bagai burung merak.
Kalian gemar menghakimi!
Tubuh mengucur darah di kayu itu, bukan burung merak.
Ia mengajar kita, tentang cinta, untuk mereka yang disesatkan dan dinista.
Penderitaan kadang mengajarmu tentang iman yang rendah hati.
Huruf-huruf salam kitab suci, kerap membuatmu merasa paling suci.
Ya, Jesusmu adalah juga Jesusku.
Ia telah menebusku dari iman yang jumawa dan tinggi hati.
Ia membuatku cinta pada yang dinista!
Semoga semua hidup berbahagia dalam kasih Tuhan
Puisi tersebut dibuat cendekiawan NU Ulil Abshara Abdala, yang punya radio ARH, seorang muslim yang kemarin diincar bom buku di Utan Kayu Jakarta
From BB friends
Tidak ada komentar:
Posting Komentar