Rabu, 01 Agustus 2012
CEO
Seorang CEO sedang mencari penggantinya, penerus perusahaan besar, dari antara karyawan terbaiknya.
Untuk itu ia diam-diam telah memanggil seluruh staff eksekutif kantornya yang akan dicalonkan menggantikannya dan memberikan masing-masing sebutir BENIH. Lalu ia berkatta: "Siraami dengan teratur, rawat dan kembalikanlah setahun dari sekarang dengan membawa tanaman yang tumbuh dari benih ini. Yang "TERBAIK", pemiliknya akan menjadi penggantiku sebagai CEO perusahaan ini.
Seorang staff bernama Toni, pulang ke rumah dengan benih yang siap dirawat. Setiap hari benih itu ia siram dengan air dan diberinya pupuk. Setelah 6 bulan, di kantor semua saling berbicara tentang tanaman mereka. Hanya Toni yang benihnya tidak tumbuh sama sekali.
Setelah 1 tahun, seluruh staff eksekutif menghadap CEO memperlihatkan hasil benih tersebut. Toni merasa gagal, masuk ruang meeting Toni membawa pot kosong. Seluruh mata memandangnya kasihan.
Ketika CEO masuk ruangan ia memandang keindahan seluruh tanaman itu, hingga akhirnya berhenti di depan Toni yang tunduk malu. Sang CEO memintanya ke depan dan menceritakan kronologisnya. Toni pun lalu menceritakan bahwa dia sudah melakukan yang terbaik untuk merawat benih itu.
Ketika Toni selesai cerita, sang CEO berkata "Beri tepuk tangan untuk Toni, dia adalah CEO yang baru, dialah yang terpiliih untuk menggantikan saya". Ia melanjutkan kata-katanya: "Sebenarnya semua benih yang kuberikan kepada kalian, sebelumnya telah saya REBUS DENGAN AIR PANAS hingga mati dan tidak mungkin tumbuh lagi. Jika benih kalian dapat tumbuh, berarti entah kalian telah menukarnya atau kalian berbohong padaku, kecuali Toni, hanya dia yang JUJUR.
Cerita di atas mengajar kita untuk berani bersikap jujur apapun akibatnya walaupun terkadang Kejujuran itu berubah Pahit sesaat. Tapi pada waktunya Kejujuran itu pasti akan menghasilkan buah yang baik. Karena apa yang kita tabur, ada saatnya kita akan menuai.
From BB Friend
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar